Optimasi metadata Shorts yang bener — plus kenapa performa video jauh lebih penting dari SEO di Shorts.
Loopra Fulfillment9 menit baca
Penting dipahami: Shorts di-ranking terutama dari performa & relevansi penonton, bukan metadata. Metadata bantu kategorisasi, bukan jadi mesin ranking. Tapi tetap perlu dibikin bener.
1Judul
Taruh keyword utama di 3 kata pertama.
Maksimal ~60 karakter biar penuh tampil di HP.
Pakai angka & power words ('Top 5', 'in 60 Seconds', '2026').
2Deskripsi
125 karakter pertama paling penting (muncul di preview) — masukin keyword natural.
150–200 kata, keyword-aware, bantu kategorisasi.
3Hashtag
Pakai 3–5 hashtag relevan. Jangan lebih dari 60 total (kalau lebih, YouTube abaikan semua).
Taruh di deskripsi — 3 pertama muncul sebagai link di atas judul tanpa makan limit judul.
Sertakan #Shorts buat kategorisasi.
4Caption/Subtitle (Wajib)
Mayoritas nonton tanpa suara. Caption naikin completion rate + diindeks YouTube buat search/rekomendasi. Buat kreator non-AS, caption juga memperjelas audio US-English lo.
5Thumbnail Shorts
Shorts auto-play di feed, tapi thumbnail custom naikin CTR di hasil search & Shorts shelf, dan pas Short muncul di feed biasa. Worth di-set.
💡 Prioritas
1) Hook & retensi video (paling penting). 2) Caption. 3) Judul keyword depan. 4) Hashtag 3–5. SEO membantu, tapi konten yang nentuin.
ℹ️ Sumber
Berdasarkan dokumentasi YouTube + analisis 2026 (vidIQ, crklr). Posisi resmi YouTube: Shorts ranking utamanya performa, bukan metadata.